Showing posts with label Makassar. Show all posts
Showing posts with label Makassar. Show all posts

Sunday, December 21, 2025

Laptop AI Pecah Rekor Bikin Baterai Tahan Seharian

Laptop AI Pecah Rekor Bikin Baterai Tahan Seharian



Pernah tidak, kamu mendengar orang tua tiba-tiba bicara soal teknologi canggih? Jujur, saya sempat kaget ketika orang tua saya bilang, "Fotonya diedit pakai AI dong, biar background-nya bisa kayak di luar negeri."

​Di situ saya sadar, AI (Artificial Intelligence) bukan lagi sekadar jargon film sci-fi. AI sudah menjadi bagian dari obrolan meja makan. Buat kamu yang mungkin belum ngeh, AI atau Kecerdasan Buatan itu sederhananya adalah teknologi yang bikin mesin bisa "berpikir", "belajar", dan membantu tugas manusia, mulai dari sekadar edit foto hingga pekerjaan digital yang rumit.

​Nah, kalau di HP saja AI sudah secanggih itu, bayangkan jika teknologi ini dibenamkan ke dalam sebuah laptop. Inilah yang saya temukan saat menghadiri acara gathering ASUS Indonesia di Makassar baru-baru ini.

foto bersama setelah gathering

Foto bersama blogger makassar setelah dinner


Keseruan di Makassar: "Together We Win, Together We Grow"

Seperti baru-baru ini ASUS Indonesia telah mengadakan gathering bersama dealer, blogger yang ada di makassar tepatnya hotel the rinra dengan acara yang super meriah dan menampilkan banyak laptop-laptop yang terpajang rapi dengan segala keunggulannya, Tidak cuma memajang laptop, ada games mesin capit dan deretan aksesoris keren yang bikin betah. ​Di acara bertajuk “Together We Win, Together We Grow” tersebut, ternyata komitmen ASUS. Lenny Lin, selaku Country Director ASUS Indonesia, menegaskan hal menarik:

"Kepemimpinan ASUS di pasar Asia Pacific dan Indonesia merupakan hasil inovasi produk yang terus menerus kita kembangkan. Sebagai market leader, kami bertanggungjawab untuk menghadirkan pengalaman AI premium dan juga pengalaman gaming terbaik."


​Foto – kiri ke kanan: 

Muhammad Firman, Head of Public Relations ASUS Indonesia

Lenny Lin, Country Director, ASUS Indonesia

Davina Larissa, Country Marketing Manager ASUS Indonesia



Dan benar saja, bintang utama acara itu sukses mencuri perhatian saya: ASUS Vivobook S14 seri S3407.

Bukan Sekadar Tipis, Ini Era Baru "Copilot+ PC"

​Tahun 2025 ini, punya laptop tipis dan ringan itu sudah biasa. Tantangan barunya adalah: Bisa secerdas apa laptopmu? Dan sekuat apa baterainya?

​ASUS menjawabnya lewat Vivobook S14 S3407. Seri ini hadir dalam dua "kepribadian" berbeda: S3407QA (berbasis Snapdragon®) dan S3407CA (berbasis Intel® Core™ Ultra). Meski beda otak, keduanya punya satu misi: menghadirkan performa AI tingkat tinggi dengan efisiensi daya yang belum pernah saya lihat sebelumnya.


Detail tentang laptop ASUS


​Kenapa saya berani bilang ini laptop AI terbaik? Mari kita bahas yuk

1. Performa AI: Cerdas Tanpa Internet!

​Pernahkah kamu butuh Live Captions saat meeting online tapi internet lemot? Atau ingin mencari foto lama di ribuan galeri tapi lupa nama filenya?

​Di sinilah peran NPU (Neural Processing Unit) pada Vivobook S14 bekerja. NPU adalah chip khusus yang menangani tugas AI secara lokal di perangkat.

  • Si Jenius S3407QA (Snapdragon X Plus): Varian ini ditenagai prosesor Snapdragon® X1P-42-100 dengan NPU Hexagon berkekuatan 45 TOPS (Tera Operations Per Second). Angka ini melampaui standar Copilot+ PC dari Microsoft! Fitur canggih seperti Cocreator (ubah sketsa jadi lukisan) atau Windows Studio Effects berjalan instan tanpa membebani laptop.

  • Si Stabil S3407CA (Intel Core Ultra): Menggunakan Intel AI Boost (Series 2), varian ini menawarkan keseimbangan sempurna. Kamu dapat kecerdasan AI, tapi tetap kompatibel penuh dengan aplikasi-aplikasi Windows klasik yang biasa dipakai kantor atau kampus.



2. Efisiensi Energi

​Ini adalah poin favorit saya. Seringkali laptop kencang itu boros baterai, tapi mitos itu dipatahkan oleh seri S3407.

​Berbekal baterai 70Wh, ketahanan laptop ini benar-benar di luar nalar:

  • Rekor Dunia (S3407QA): Varian Snapdragon sanggup memutar video hingga 23 jam nonstop! Bahkan untuk penggunaan produktivitas harian, ia tembus 16 jam lebih. Kamu bisa kerja di kafe dari buka sampai tutup tanpa bawa charger.

  • Si Awet (S3407CA): Varian Intel pun sanggup bertahan hingga 19 jam untuk produktivitas normal.

​Kalau lupa nge-cas? Tenang, fitur Fast Charging-nya bisa mengisi 60% daya cuma dalam waktu 49 menit.

3. Visual Memanjakan Mata

​Sebagai laptop seri Vivobook S, ASUS tidak main-main soal layar. Panel ASUS Lumina OLED yang diusungnya bikin segala konten terlihat hidup. Warnanya akurat, hitamnya pekat, dan aman di mata.


Laptop Impian Harga Masuk Akal

​ASUS Vivobook S14 (S3407) membuktikan bahwa teknologi AI canggih dan layar OLED premium tidak harus ditebus dengan harga selangit. Dengan banderol mulai Rp10 jutaan, ASUS bisa mendominasi teknologi masa depan untuk kita semua.

​Jadi, mana yang harus kamu pilih?

  • ​Pilih S3407QA (Snapdragon) jika kamu adalah pejuang mobile yang butuh baterai "badak" dan ingin fitur AI Windows paling mutakhir.

  • ​Pilih S3407CA (Intel) jika kamu butuh performa AI tapi tidak bisa lepas dari aplikasi Windows lawas tertentu.

​Apapun pilihanmu, ASUS Vivobook S14 S3407 siap menemani kita untuk tidak hanya bekerja lebih keras, tapi bekerja lebih cerdas. Together We Win!

Bagi pengguna yang membutuhkan keseimbangan antara performa AI tinggi dan grafis yang lebih powerful, ASUS Vivobook S14 M3407HA dihadirkan. Laptop AI ini cocok untuk pelajar dan pekerja yang membutuhkan laptop andal. Untuk segmen entry-level, ASUS Vivobook 14 A1407CA, A1407QA, dan M1407KA juga hadir sebagai solusi laptop AI dengan fitur yang tetap unggul. Ini membuktikan bahwa teknologi AI canggih kini bisa diakses oleh lebih banyak pengguna.

Disclaimer: Harga dan spesifikasi dapat berubah sewaktu-waktu. Pastikan cek di dealer resmi ASUS Indonesia.



GARANSI ASUS

Cakupan layanan ini berlaku untuk berbagai lini premium seperti ASUS Zenbook series, ASUS Vivobook S series, ASUS Vivobook Flip, dan ASUS ProArt, memberikan rasa tenang baik untuk pelajar, profesional, konten kreator, hingga pebisnis yang sering bepergian. Dengan dukungan jaringan service center global, perbaikan dan dukungan teknis bisa dilakukan di manapun pengguna berada.

Selain garansi standar, ASUS juga meningkatkan proteksi untuk semua lini laptop ASUS & ROG menjadi ASUS VIP Perfect Warranty, yang memberikan perlindungan ekstra pada tahun pertama masa garansi dengan cakupan di 140 service center seluruh Indonesia. Layanan ini menanggung hingga 100 persen biaya perbaikan dan suku cadang, bahkan untuk kerusakan yang diakibatkan oleh kesalahan pengguna, seperti tumpahan cairan atau benturan. 










Sunday, November 3, 2019

Kulineran Asik di Pucuk Coolinary Festival Makassar

Kulineran Asik di Pucuk Coolinary Festival Makassar

Pucuk Coolinary Festival di Makassar 2019



Hallo guys.
Siapa nih yang suka kulineran? Kalau aku itu suka banget, apalagi makanan membuat kita semakin sehat dan juga semangat dalam menjalankan aktifitas kan. Nah, pada kali ini di Kota Makassar telah hadir acara yang sangat luar biasa kerennya, dihadirkan oleh banyak pihak, dihadirkan berbagai usia baik tua, maupun muda hingga anak-anak. Penasaran acara apa yang dimaksud? Nah ini dia acara Festival kuliner terbesar persembahan dari Teh Pucuk Harum yaitu Pucuk Coolinary Festival resmi di gelar di kota Makassar sebagai kota terakhir yang dikunjungi di tahun 2019 ini, dimana sebelumnya diselenggarakan di kota Yogyakarta, Medan dan Palembang.



Acara Pucuk Coolinary Festival diadakan pada 02-03 November 2019 tepatnya di Lapangan Parkir Phinisi Point Kota Makassar. Pada hari sabtu acara dibuka oleh Kepala Dinas Perindustrian dan UMKM Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, H. Ahmadi, SE. MM mewakili Gubernur Sulawesi Selatan serta Kepala Dinas Koperasi UMKM Kota Makassar Evi Apriliaty, SE, MM mewakili Walikota Makassar, dan National Sales & Promotion Head PT. Mayora Indah Tbk., Henry David Kalangie sebagai bentuk apresiasi terhadap penyelenggaraan festival kuliner terbesar ini.

Saat pembukaan Pucuk Coolinary Festival di Makassar. Foto: @sitirogayah96

Setelah Pembukaan, Mencoba Kuliner di Setiap Zona. Foto: @sitirogayah96

Dari segi acara hampir sama seperti kota sebelumnya namun, di Makassar sangat meriah dan spesial karena didatangkan guest star yaitu Andmesh yang menjadi penantian para foodies, pengunjung yang telah hadir disini. Pastinya di Pucuk Coolinary Festival terdapat 100+ tenant yang ada yang terbagi dalam 3 zona yaitu; zona manis, zona pedas dan zona gurih dengan harga yang terjangkau pastinya. Pengunjung yang hadir juga ada konten kreator, youtuber, selebgram, dan masih banyak lagi yang hadir untuk menyaksikan memberikan informasi kepada publik bahwa di Makassar lagi ada event besar loh dan untuk masuknya gratis dong. selain itu mereka juga pada cobain beraneka ragam makanan yang ada di Pucuk Coolinary Festival. Kalau aku di hari kedua hadir bersama keluargaku dong, maksudnya keluarga dari suami hehehehe.

Sama keluarga suami


Cobain kuliner di Zona Pedas Sama suami


Asli Pedas banget. siapa nih sudah coba kuliner di zona pedas?
Ada Pedas, ada Manis dong.

Siapa nih yang sudah pernah ikutan kesana? Sudah pada cobain apa nih? Kalau aku sih sudah cobain ketiga zona tersebut loh, zona pedas pastinya cobain ayam judes makassar, asli pedas bangettt dan sambalnya super pedas dan sebagai penawar rasa pedas aku cobain es krim di zona manis dong. Jika kamu keliling tenant pasti akan bingung dengan sendirinya karena terlalu banyak makanan yang ada sehingga kita harus kosongkan perut terlebih dahulu sehingga bisa kulineran lebih banyak lagi dong.
 
Saat Spicy King Noodle di Pucuk Coolinary Festival, Foto: Teh Pucuk Harum

Bagi-Bagi 10 ribu porsi otak - otak dan sesi ”Happy Hour” di jam-jam tertentu yang sangat memanjakan lidah dan kantong dari pecinta kuliner yang hadir. Ada juga sesi final dari kompetisi ”Spicy King Noodle” yang mengikutsertakan para pengunjung semakin memeriahkan penutupan Pucuk Coolinary Festival pada malam terakhir. Gak terasa ya dua hari sudah terlewati.

Saat masukkan botol ke dalam celengan pucuk untuk mendapatkan otak-otak



Menariknya bagi-bagi 10 ribu otak-otak caranya mudah banget loh, kamu dapat menukarkan 2 botol teh pucuk harum ke dalam celengan pucuk akan mendapatkan 1 porsi otak-otak dengan maksimal perorang dapat menukarkan 10 botol teh pucuk. Seru banget ya guys, kalian kemarin sudah pada cobain kan?
  

Acara yang sangat meriah dan luar biasa kerennya di Makassar ini juga memberikan apresiasi terhadap para tenant loh, dengan Pemilihan Tenant Favorit yang dipilih langsung oleh para pengunjung di setiap zonanya. Tenant yang menjadi favorit akan mendapatkan uang Rp. 15 juta loh. Penasaran siapa saja yang menang? Yang menjadi tenant favorit ialah tenant Queen Potatoh & Bread dari Zona Gurih, Queen Fruits dari Zona Manis, dan Bakso Mercon dan Mie EXP Mas Gilang dari Zona Pedas diberikan hadiah sebagai apresiasi dari Teh Pucuk Harum agar kedepannya bisa mengembangkan bisnis kuliner mereka.

Andmesh saat tampil di Pucuk Coolinary Festival Makassar
Saat malam hari, Foto : Teh Pucuk Harum

Penampilan Andmesh yang ditunggu oleh pengunjung akhirnya datang juga dan membuat malam terakhir di Pucuk Coolinary Festival semakin sedih nih karena harus berpisah. Namun, tidak menutup kemungkinan tahun 2020 akan hadir lagi di Kota Makassar. Semoga ya guys, kita berdoa dan beri dukungan juga dong kepada Kota Makassar. Yang mana kita ketahui bahwa kota Makassar merupakan kota kuliner dari tahun 2016. Asikkkk, Kulineran lagi kita.
So, Kamu sudah pada cobain kuliner apa saja nih guys kemarin?




Bersama mbak Debora Christiany sebagai 
Assistant Brand Manager Teh Pucuk Harum




Sunday, May 27, 2018

Cerita Selama Mengikuti Toraja Youth Camp 2018

Cerita Selama Mengikuti Toraja Youth Camp 2018




Hallo guys. Kali ini susan mau sharing cerita susan selama mengikuti kegiatan di Toraja. Pastinya kalau kita mengikuti kegiatan gak afdol dong kalau gak di sharing sama keluarga, teman-teman dunia nyata maupun dunia maya. Apalagi cerita sama abang itu kan, duuuhhhhh...

Susan mengikuti kegiatan Toraja Youth Camp 2018 oleh Kawan Bangsa, yang mana kegiatan itu menjadikan susan sebagai salah satu agen toleransi berasal dari Sumatera Utara khususnya kota Medan. Kegiatan yang kuikuti diadakan di Tana Toraja, Toraja Utara, Sulawesi Selatan 27 April-29 April 2018.
Foto : sitirogayah96
Semua teman-teman pada bertanya hal yang dirasakan sampai ke Toraja? Ada juga yang bertanya gimana caranya kesana san?  Cerita dong san tentang pengalamannya selama disana. Cerita dong san gimana jalan disana apa sama kayak di Medan? Ceritain juga gimana jumpa abang itu di Bandara, rasanya gimana? Banyak pertanyaan yang teman-teman ajuin ke susan sehingga susan bilang saja nanti baca ya di blog hehehe

Baiklah, di tulisanku ini bakalan cerita yang susan rasakan selama di kota yang jauh dari Medan, melewati 2 pulau yaitu Jawa dan Kalimantan. Wahhhh, jangan dibayangi deh bakalan pusing tauuu hehehe.  Cusss baca yaa sampai habis.

Kegiatan yang susan ikuti itu 27 april-29 april 2018 di Tana Toraja, Toraja Utara. Susan berangkat dari Medan ke Makassar itu transitnya ke Jakarta. Pertama kalinya susan berangkat sendirian ke Provinsi Sulawesi Selatan pada 26 april 2018 jam 05.00 harus Flight. Karena biar sampainya di kota Makassar itu jam 12.10. pertama kalinya juga tidur di bandara Kualanamu Internasional bersama mamak, bapak dan adik serta di antar sama om karena takut ketinggalan pesawat apalagi penerbangannya subuh loh. Duhhh, tahankan mata tidak tidur di bandara dan perjuangan itu ternyata berhasil dan sampai tibanya susan check in.

Bersama Mamak dan Mimi

Pada penerbangan susan kali ini juga susan pesan tiket pesawatnya tidak sama teman loh tetapi pakai aplikasi yang ada di smartphone (Drama bahagia ini). Flight dari Medan ke Jakarta untuk transit. Kebetulan ada 2 orang yang mewakili Sumatera Utara yang ikutan yaitu, Siti Rogayah (susan) dari UIN SU serta Dyan Paramitha dari USU. Namun, kami bertemunya itu di 1 maskapai dengan jam yang sama tetapi kursi yang berbeda jaraknya. Ini nih orangnya yang dari Sumatera Utara, seperti halnya Sumatera Utara mempunyai Bank khusus Warga Sumatera Utara yaitu Bank Sumut. Jangan lupa nabung ke Bank Sumut ya teman-temanku yang ada di Sumatera Utara.

Susan dari UIN SU dan Dyan dari USU 

Alhamdulillah sampai Makassar tepat jam 12.05 sesuai di tiket yang tertera. Kebingungan dan mencari yang menjemput karena dia bilang masih di sekolah ada kelas, langsung lemas baca chatnya itu, ngeseliiiinn ihh. Tetapiii saat keluar dari pintu kedatangan dia langsung kagetin, duhhhhh bahagia banget. Langsung suruhnya bawa troli untuk turun dari pintu kedatangan, sebelumnya foto dulu yaaaa. Saat upload foto semua teman-teman di sosial media langsung pada chat dan isinya buat dia ketawa dan senyum agak riang gituu (Baca Tulisan ini nanti ya).


Bersama bg Budianto dijemput di Bandara Udara Internasional Sultan Hasanuddin Sulawesi Selatan 

Berangkat dari Makassar di titik kumpul yang ditentukan oleh panitia ke Toraja, Agenda yang sebenarnya ini ya. Saran susan, kalau kalian ke Toraja itu harus tidurlah biar gak mual karena memang jalannya sangatttt berlika-liku kayak kehidupan loh hehehe dan itu berangkatnya sekitar jam 23.30, jam 06.19 kami berhenti sejenak di Jalan Poros Enrekang-Makale, Anggeraja Sulawesi Selatan untuk sarapan pagi. Duhhh cuacanya sangat sejuk sekali, dinginnnnn ditambah pemandangan yang sangat menakjubkan sekali. Jadi bisa direkomendasikan untuk singgah disitu ya guys.

Tongkonan Toraja, Sulawesi Selatan
Katanya Toraja itu idaman setiap orang untuk melakukan Travelling, Liburan. Namun, kali ini susan kesana sebagai Agen Toleransi dari Sumatera Utara. Pada kegiatan juga ada konferensi nasional di UKI (Universitas Kristen Indonesia), Toraja Utara. Subhanallah mereka memang beragama Nonmuslim namun sangat menyambut kami peserta yang dominan beragama Muslim. Toleransi mereka sangat tinggi dan ramah yang patut menjadi contoh.

Negeri diatas Awan, Sulawesi Selatan
Kemah di Negeri diatas Awan, Sulawesi Selatan

Hal yang gak dirasakan itu bakalan dirasakan disana. Salah satunya akan merasakan perjalanan yang ekstrim sekali karena naik bus yang kami naiki itu tidak akan bisa ke Lolainya. Jadi lolai itu ialah puncak tertinggi biasa disebut Negeri Diatas Awan yang suasananya akan kamu rasakan keindahan disaat kamu berada disana meski jauhnya perjalanan. Karena naik kesana itu butuh perjuangan loh karena jalannya Cuma bisa 1 kendaraan yang lewati serta jalannya juga  berliku-liku dengan disampingnya curam. Jadi kalau mau naik kesana pastikan naik mobil pribadi atau truk ya. Kebetulan saat itu malam hari jadi sunyi kendaraan yang ada, tetapi setiap melewati tikungan tajam tersebut harus tetap memberi klakson ya guys.


Cafe berada di Lolai, Negeri Diatas Awan
Sampai di Negeri Di Atas Awan dan bermalam disana dengan berkemah disana dengan suasana yang sangat dingin banget dan sejuk sekali. Karena akan nampak Awannya, suasananya cantik dan indah sekali untuk foto ya pagi sekitar jam 05.00 sudah bisa dilihat loh sekitar sampai jam 09.00 guys. Disana juga sebagai saksi bahwa telah terjalannya Deklarasi sebagai Agen Toleransi Nusantara 2018.

Deklarasi Sebagai Agen Toleransi 2018 di Negeri Diatas Awan, Sulawesi Selatan



Setelah dari Puncak Lolai, kami pergi ke Rumah Warga dan tinggal disana. Disana memang banyak Anjing dan warga juga rata-rata nonmuslim namun toleransi mereka terhadap kita itu sangat baik dan tinggi rasa toleransinya loh sampailah Cultural Night tiap daerah dengan aku duduk di tongkonan. Jadi, Tongkonan itu merupakan rumah adat Masyarakat Toraja yang mana arti tongkon itu ialah duduk bersama-sama. Jadi, setiap masyarakat toraja mempunyai Tongkonan guys.

Di Rumah Warga, Sanggalla Toraja Utara, Sulawesi Selatan 



Menggunakan Baju Melayu, Medan Sumatera Utara 

Sudah tahukah kamu atau pernah mendengarkan cerita kalau di Toraja itu ada bayi yang ditanam? Nah, susan singgah disitu juga karena dekat dengan rumah warga yang ditempati. Namanya Baby Grave, yang ceritany jenazah bayi dimakamkan di pohon. Namun, Tempat ini menjadi salah satu wisata juga loh di Toraja. Pohon yang dimakamkan Bayi tersebut namanya pohon taraa’.


Baby Grave Kambira di Toraja Sulawesi Selatan

Mengajar di sekolah minggu bersama anak-anak Toraja itu rasanya senang karena menyebar kebaikan dan mengajarkan anak-anak mengenai rasa toleransi dan berbuat baik dari sejak dini sehingga besarnya akan tertanam rasa kebaikan tersebut. Kalian tahu bahwa anak-anak di toraja itu belum mengerti bahasa Indonesia, ternyata mereka masih menguasai bahasa daerah mereka sehingga akan malu-malu untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Mencegah rasa pembullian dari sekarang dengan memberikan dan mengajarkan tentang kebaikan-kebaikan terhadap orang lain.

Bersama Ibu Ruth Tandi Ramba’ (Direktur)
Pusat Pelatihan Motivator 
Foto Bersama Peserta, Anak-anak dan Ibu Ruth Tandi Ramba'

Sekian cerita susan mengikuti kegiatan Toraja Youth Camp. Untuk Travelling yang dikunjungi baca tulisan selanjutnya ya guys. Tetap tebar kebaikan untuk semua orang. Salam Toleransi.  


Tanda tangan sebagai Agen Toleransi 2018 di Negeri diatas Awan