Ada 8 Hal Yang Ditunggu Saat Lebaran

Bulan Ramadan akan sebentar lagi nih akan kita lewati. Sangat mulia memang bulan puasa dan alhamdulillah saat ramadan berlangsung juga susan diberikan sakit juga sama Allah. Yang susan tahu bahwa sakit itu sebagai penggugur dosa-dosa kita.

Selama ramadan sangat menyenangkan sekali menyambutnya karena memang bulan yang mempunyai banyak berkah sehingga kita berlomba-lomba berbuat kebaikan selama bulan ramadan ini. Namun, setelah ramadan apa yang akan kita lakukan? Nah, di tulisan ini susan bakalan sedikit cerita hal yang susan tunggui saat lebaran.

Hal Yang Ditunggu Saat Lebaran


1.      Bersih-bersih rumah

Hal yang di ucapkan kalau tahu besok lebaran itu adalah; Wahhhh, besok lebaran. Gak terasa ya 1 bulan berpuasa dengan semangat dan penuh cobaan yang sangat banyak sehingga bisa terlewati puasaku selama bulan ramadanku tahun ini. Semoga dipertemukan lagi ramadan tahun depan. Itulah yang diucapkan pasti dari mulut kita.
Selain itu, kita pasti akan sibuk dan menyibukkan diri untuk membereskan rumah dengan mengecat rumah supaya makin cantik dan indah loh. Hal ini dilakukan saat 10 hari menjelang lebaran.


2.      Takbiran keliling Kota Belawan sampai ke Kota Medan

Saat tahu besok lebaran maka malam ini juga ikutan merayakan kemenangan dengan bertakbiran keliling kota belawan, karena susan tinggal di belawan. Hehehe, tidak menutup kemungkinan susan juga takbiran sampai ke kota medan loh. Wihhhhh, macet sekali. Itu yang dirindukan dan ditunggu-tunggu juga loh.

3.      Bersalaman dengan Orang Tua, Keluarga

Hari ini lebaran subuh langsung sungkeman dengan orang tua, keluarga seperti nenek, atok, abang, adik-kakak. Hal ini menjadi kebiasaan tiap tahun loh untuk kita meminta maaf segala apa yang telah kita perbuat selama 1 tahun penuh kepada mereka. Untuk menjadikan diri kita menjadi yang terbaik.



4.      Shalat Hari Raya Idul Fitri

Shalat hari raya idul fitri menjadi salah satu momen yang sangat berharga untuk melaksanakan hari kemenangan umat islam ini. Kalau susan biasa shalat idul fitri itu di Mesjid Raya Al-Osmani Labuhan Deli, Mesjid Sultan Deli. Selain itu, susan juga pernah shalat di lapangan pertamina labuhan deli loh.


5.      Silaturahmi

Pada poin kali ini silaturahmi menjadikan diri kita untuk tetap menjalin tali persaudaraan sesama umat islam. Kalau lebaran 3 tahun yang lalu itu susan ke Bukit Tinggi bersama keluarga, kalau 2 tahunan belakangan ini susan di kelilingnya di kota Medan sajalah. Hehehe, kemungkinan tahun ini lebaran susan keliling di rumah keluarga yang berada di Medan, sambil dirumah saja mana tahu abang itu mau datang ke Medan kan apalagi ke rumah. Duhhhhh, harapan seorang cewek hahahha...

6.      THR (Tunjangan Hari Raya)


Amplop Lebaran KEKIDA


Wahhh THR, mauuuuuu THR. Ini nih yang ditunggui dan sangat ditungguin. Tetapi melihat keadaan dan usia ternyata susan yang harus memberikan THR ternyata-_- padahal masih kuliah tetapi adik-adik, sepupu tidak mau tahu, pasti minta THR sama susan. Namun, kalau memberikan THR jangan lupa di amplopin pakai Amplop Lebaran biar berkah dan tidak riya. Jadi, pahala kita nambah loh.  Semoga saja tahun ini susan dapat THR dari mamak, bapak, terus abang itu. Kalau itu sangat ditunggu sekali ahhhh, kalau bisa besok lebaran pun jadi hahhahaha  

Kalau mau beli Amplop Lebaran sangat susan rekomendasikan belinya di www.kekida.com yaa guys. Desainnya lucu dan kece loh. sangat cocok untuk kita memberikan THR kepada orang yang mau kita beri THR. 


Dapatkan Amplop Lebaran di www.kekida.com


7.      Makan Kue Raya

Kue Hari Raya
Kue yang susan tunggu saat lebaran hari raya itu kue bangkit, kue salju, kue nenas terus kue cokelatttttt. Duhhhh, kue bangkit biasanya mamak buatnya dengan menggunakan oven dan bahan yang ada serta susan bantuin laaa dikit-dikit kan. Jadi gak Cuma bantuin makan sajaa hehehe. Selanjutnya kue kembang loyang. Kalau kembang loyang susan ikutan bantuin buatnya, namanya kue kembang loyang tetapi bukan kuenya yang goyang ya, namun kuenya yang dimasak itu harus pas sehingga gak bantut dan gak lengket pada cetakan kuenya. Masaknya butuh konsentrasi yang ekstra. Serta kue-kue lainnya yang sangat ditunggu saat lebaran. yummmyyy

8.      Makan lontong, Ketupat

      



Mungkin lontong sering kita dapatkan di kehidupan sehari-hari. Namun, saat lebaran makan lontong itu rasanyaaaa nikmat sekali apalagi selesai shalat hari raya.lontong dengan kuah sayurnya serta tauco yang ada udangnya. Duhhhh nikmatnyaaaa. Ini nih ditungguin sekali. Apalagi makan ketupat, yang dimakan untuk jadi snack saat selesai makan lontong. Gak sabar nunggu lebaran laaaaa.  

Sekian tulisan susan mengenai Hal yang ditunggu saat lebaran. Kalau kamu apa saja yang kamu tunggu saat lebaran? yukk cerita di kolom komentar.  

Cerita Selama Mengikuti Toraja Youth Camp 2018




Hallo guys. Kali ini susan mau sharing cerita susan selama mengikuti kegiatan di Toraja. Pastinya kalau kita mengikuti kegiatan gak afdol dong kalau gak di sharing sama keluarga, teman-teman dunia nyata maupun dunia maya. Apalagi cerita sama abang itu kan, duuuhhhhh...

Susan mengikuti kegiatan Toraja Youth Camp 2018 oleh Kawan Bangsa, yang mana kegiatan itu menjadikan susan sebagai salah satu agen toleransi berasal dari Sumatera Utara khususnya kota Medan. Kegiatan yang kuikuti diadakan di Tana Toraja, Toraja Utara, Sulawesi Selatan 27 April-29 April 2018.

Foto : sitirogayah96
Semua teman-teman pada bertanya hal yang dirasakan sampai ke Toraja? Ada juga yang bertanya gimana caranya kesana san?  Cerita dong san tentang pengalamannya selama disana. Cerita dong san gimana jalan disana apa sama kayak di Medan? Ceritain juga gimana jumpa abang itu di Bandara, rasanya gimana? Banyak pertanyaan yang teman-teman ajuin ke susan sehingga susan bilang saja nanti baca ya di blog hehehe

Baiklah, di tulisanku ini bakalan cerita yang susan rasakan selama di kota yang jauh dari Medan, melewati 2 pulau yaitu Jawa dan Kalimantan. Wahhhh, jangan dibayangi deh bakalan pusing tauuu hehehe.  Cusss baca yaa sampai habis.

Kegiatan yang susan ikuti itu 27 april-29 april 2018 di Tana Toraja, Toraja Utara. Susan berangkat dari Medan ke Makassar itu transitnya ke Jakarta. Pertama kalinya susan berangkat sendirian ke Provinsi Sulawesi Selatan pada 26 april 2018 jam 05.00 harus Flight. Karena biar sampainya di kota Makassar itu jam 12.10. pertama kalinya juga tidur di bandara Kualanamu Internasional bersama mamak, bapak dan adik serta di antar sama om karena takut ketinggalan pesawat apalagi penerbangannya subuh loh. Duhhh, tahankan mata tidak tidur di bandara dan perjuangan itu ternyata berhasil dan sampai tibanya susan check in.

Bersama Mamak dan Mimi

Pada penerbangan susan kali ini juga susan pesan tiket pesawatnya tidak sama teman loh tetapi pakai aplikasi yang ada di smartphone (Drama bahagia ini). Flight dari Medan ke Jakarta untuk transit. Kebetulan ada 2 orang yang mewakili Sumatera Utara yang ikutan yaitu, Siti Rogayah (susan) dari UIN SU serta Dyan Paramitha dari USU. Namun, kami bertemunya itu di 1 maskapai dengan jam yang sama tetapi kursi yang berbeda jaraknya. Ini nih orangnya yang dari Sumatera Utara, seperti halnya Sumatera Utara mempunyai Bank khusus Warga Sumatera Utara yaitu Bank Sumut. Jangan lupa nabung ke Bank Sumut ya teman-temanku yang ada di Sumatera Utara.

Susan dari UIN SU dan Dyan dari USU 

Alhamdulillah sampai Makassar tepat jam 12.05 sesuai di tiket yang tertera. Kebingungan dan mencari yang menjemput karena dia bilang masih di sekolah ada kelas, langsung lemas baca chatnya itu, ngeseliiiinn ihh. Tetapiii saat keluar dari pintu kedatangan dia langsung kagetin, duhhhhh bahagia banget. Langsung suruhnya bawa troli untuk turun dari pintu kedatangan, sebelumnya foto dulu yaaaa. Saat upload foto semua teman-teman di sosial media langsung pada chat dan isinya buat dia ketawa dan senyum agak riang gituu (Baca Tulisan ini nanti ya).


Bersama bg Budianto dijemput di Bandara Udara Internasional Sultan Hasanuddin Sulawesi Selatan 

Berangkat dari Makassar di titik kumpul yang ditentukan oleh panitia ke Toraja, Agenda yang sebenarnya ini ya. Saran susan, kalau kalian ke Toraja itu harus tidurlah biar gak mual karena memang jalannya sangatttt berlika-liku kayak kehidupan loh hehehe dan itu berangkatnya sekitar jam 23.30, jam 06.19 kami berhenti sejenak di Jalan Poros Enrekang-Makale, Anggeraja Sulawesi Selatan untuk sarapan pagi. Duhhh cuacanya sangat sejuk sekali, dinginnnnn ditambah pemandangan yang sangat menakjubkan sekali. Jadi bisa direkomendasikan untuk singgah disitu ya guys.

Tongkonan Toraja, Sulawesi Selatan
Katanya Toraja itu idaman setiap orang untuk melakukan Travelling, Liburan. Namun, kali ini susan kesana sebagai Agen Toleransi dari Sumatera Utara. Pada kegiatan juga ada konferensi nasional di UKI (Universitas Kristen Indonesia), Toraja Utara. Subhanallah mereka memang beragama Nonmuslim namun sangat menyambut kami peserta yang dominan beragama Muslim. Toleransi mereka sangat tinggi dan ramah yang patut menjadi contoh.

Negeri diatas Awan, Sulawesi Selatan
Kemah di Negeri diatas Awan, Sulawesi Selatan

Hal yang gak dirasakan itu bakalan dirasakan disana. Salah satunya akan merasakan perjalanan yang ekstrim sekali karena naik bus yang kami naiki itu tidak akan bisa ke Lolainya. Jadi lolai itu ialah puncak tertinggi biasa disebut Negeri Diatas Awan yang suasananya akan kamu rasakan keindahan disaat kamu berada disana meski jauhnya perjalanan. Karena naik kesana itu butuh perjuangan loh karena jalannya Cuma bisa 1 kendaraan yang lewati serta jalannya juga  berliku-liku dengan disampingnya curam. Jadi kalau mau naik kesana pastikan naik mobil pribadi atau truk ya. Kebetulan saat itu malam hari jadi sunyi kendaraan yang ada, tetapi setiap melewati tikungan tajam tersebut harus tetap memberi klakson ya guys.


Cafe berada di Lolai, Negeri Diatas Awan
Sampai di Negeri Di Atas Awan dan bermalam disana dengan berkemah disana dengan suasana yang sangat dingin banget dan sejuk sekali. Karena akan nampak Awannya, suasananya cantik dan indah sekali untuk foto ya pagi sekitar jam 05.00 sudah bisa dilihat loh sekitar sampai jam 09.00 guys. Disana juga sebagai saksi bahwa telah terjalannya Deklarasi sebagai Agen Toleransi Nusantara 2018.

Deklarasi Sebagai Agen Toleransi 2018 di Negeri Diatas Awan, Sulawesi Selatan



Setelah dari Puncak Lolai, kami pergi ke Rumah Warga dan tinggal disana. Disana memang banyak Anjing dan warga juga rata-rata nonmuslim namun toleransi mereka terhadap kita itu sangat baik dan tinggi rasa toleransinya loh sampailah Cultural Night tiap daerah dengan aku duduk di tongkonan. Jadi, Tongkonan itu merupakan rumah adat Masyarakat Toraja yang mana arti tongkon itu ialah duduk bersama-sama. Jadi, setiap masyarakat toraja mempunyai Tongkonan guys.

Di Rumah Warga, Sanggalla Toraja Utara, Sulawesi Selatan 



Menggunakan Baju Melayu, Medan Sumatera Utara 

Sudah tahukah kamu atau pernah mendengarkan cerita kalau di Toraja itu ada bayi yang ditanam? Nah, susan singgah disitu juga karena dekat dengan rumah warga yang ditempati. Namanya Baby Grave, yang ceritany jenazah bayi dimakamkan di pohon. Namun, Tempat ini menjadi salah satu wisata juga loh di Toraja. Pohon yang dimakamkan Bayi tersebut namanya pohon taraa’.


Baby Grave Kambira di Toraja Sulawesi Selatan

Mengajar di sekolah minggu bersama anak-anak Toraja itu rasanya senang karena menyebar kebaikan dan mengajarkan anak-anak mengenai rasa toleransi dan berbuat baik dari sejak dini sehingga besarnya akan tertanam rasa kebaikan tersebut. Kalian tahu bahwa anak-anak di toraja itu belum mengerti bahasa Indonesia, ternyata mereka masih menguasai bahasa daerah mereka sehingga akan malu-malu untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan. Mencegah rasa pembullian dari sekarang dengan memberikan dan mengajarkan tentang kebaikan-kebaikan terhadap orang lain.

Bersama Ibu Ruth Tandi Ramba’ (Direktur)
Pusat Pelatihan Motivator 
Foto Bersama Peserta, Anak-anak dan Ibu Ruth Tandi Ramba'

Sekian cerita susan mengikuti kegiatan Toraja Youth Camp. Untuk Travelling yang dikunjungi baca tulisan selanjutnya ya guys. Tetap tebar kebaikan untuk semua orang. Salam Toleransi.  


Tanda tangan sebagai Agen Toleransi 2018 di Negeri diatas Awan


MPR Sosialisasi 4 Pilar ke Netizen



Terpilih menjadi peserta Sosialisasi 4 pilar oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI) sangat bangga, apalagi menjadi salah satu panitia di acara bergengsi kelas Nasionalnya dan tepatnya yang ngadain itu Orang Besar di Indonesia. Wahhhhh, sangat senang kan, bisa mengikuti acara semewah apalagi kalau membantu MPR RI dalam menyukseskan acara. Tidak pernah terpikirkanlah, yang mana aku termasuk anggota Blogger Medan yang menjadi tuan rumah mengundang para anak muda serta Netizen Medan lainnya. 

Bersama Kak Rosy dari MPR RI dan Kak Ika 

Memberikan Souvernir dari MPR RI kepada Peserta yang hadir

Jadi, Kegiatan yang saya hadiri dan disibukkan itu adalah kegiatan ngobrol bareng Netizen Medan yang mana Blogger Medan yang mengundang anak-anak muda untuk dapat hadir serta mengundang penggiat media sosial agar informasi tersebut dapat di sebarluaskan apa yang disampaikan oleh Majelis PermusyawaratanRakyat Republik Indonesia (MPR RI). Kegiatan ini diadakan pada Jum’at 20 April 2018, di Grand Swiss Bell Hotel Medan.




Pada pembahasan MPR RI ini untuk mensosialisasikan 4 Pilar MPR RI yang merupakan komponen penting bagi bangsa Indonesia yang harus terus dijaga, dirawat untuk Indonesia yang yang berdaulat, yang mana Perwakilan dari MPR RI yaitu Ibu Siti Fauziah sebagai Kepala Biro Humas Sekretariat Jenderal  MPR RI dan Bapak Andrianto sebagai Kepala Bagian Pengolaan Data dan Sistem Informasi Sekretariat Jenderal MPR RI  hadir ke Medan untuk menyelesaikan misi sosialisasi 4 pilar MPR keseluruh Indonesia dan ngobrol bareng Netizen Medan.


Acara berlangsung MPR RI bersama Netizen di Kota Medan
Mungkin sebagian kita telah mengetahui apa 4 Pilar itu dan apa manfaatnya ke kita khususnya kita sebagai penggiat sosial?  Nah, pada blog saya kali ini akan saya ringkas dan jelaskan secara singkat apa saja 4 Pilar tersebut.

Adapun 4 Pilar tersebut ialah, Pancasila, UUD 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), Bhinneka Tunggal Ika.

Pasti kita telah mengetahui dan mendengarkan ke 4 hal tersebut namun kita masih belum menerapkannya. Apalagi di zaman millenial sekarang ini, anak muda saat ini lebih senang bermain gadget daripada mempelajari mengenai Indonesia. Hal tersebut harus diubah pola pikir mereka sehingga mampu mengimplementasikan 4 hal tersebut di kehidupan sehari-harinya.
1.      Pancasila

Sebagai anak muda saat ini atau biasa disebut dengan generasi millenial ataupun generasi zaman now yang terus mengikuti perkembangan zaman dengan teknologi, kita  tidak boleh melupakan dari Pancasila sebagai pilar penting yang telah dibuat oleh pendahulu-pendahulu bangsa ini, khususnya pejuang kita terlebih dahulu.

Pancasila adalah dasar negara atau ideologi negara. Sebagai anak Indonesia kita harus mengetahui dan menjaga nama baik Indonesia dari sila-sila yang ada pada Pancasila. Jadi kita harus menerapkan ke-5 sila tersebut pada kehidupan sehari-hari kita sehingga terciptanya Indonesia yang aman dan sejahtera. Semua itu berada di tangan anak muda saat ini.

2.      Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945)

Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) merupakan pilar yang penting untuk kita aplikasikan di kehidupan sehari-hari serta kita tanamkan dan terapkan serta mengkokohkannya pada semua elemen bangsa terkhusus pada anak muda saat ini. Jadi didalam UUD 1945 telah terdapat semua yang kita butuhkan mengenai pasal-pasal, terutama dalam prihal pasal Hak Asasi Manusia.  

3.      Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)

NKRI ini milik kita bersama, kita sebagai anak muda mari kita jaga dan kita harumkan  namanya, bersatu padu untuk memajukan NKRI serta mempertahankan NKRI. Sering kita mendengarkan slogan yang terus ditanamkan oleh TNI “NKRI HARGA MATI” artinya kita semua harus terus menjaganya bersama untuk NKRI yang kita cintai.
Bersatu dan membela tanah air kita Indonesia, Merdeka.

4.      Bhinneka Tunggal Ika 

Bhinneka Tunggal Ika yakni Berbeda-beda tetapi tetap satu jua.
Sering kita mendengarkan hal tersebut. Mengapa bisa berbeda-beda tetapi tetap satu jua? Karena, kita Indonesia mempunyai banyak jiwa, mempunyai banyak suku, budaya, adat istiadat, mempunyai bahasa daerah. Namun, hal tersebut mengacu pada meskipun kita berbeda, meskipun kita berasal dari suku yang berbeda namun tetap 1 yang kita gunakan yaitu bahasa Indonesia. Serta kita memiliki 1 negara yaitu Negara Indonesia.

Sangat dalam makna tersebut. Sehingga kita mampu mengimplementasikan dan mempunyai rasa toleransi yang tinggi pada sesama dan memiliki sifat tolong menolong antar sesama.

Nah, 4 penjelasan di atas mungkin dapat kita pahami dan kita mengerti bahwa Indonesia mempunyai 4 Pilar sehingga kita mampu menjaganya dan mempertahankan keutuhan negara kita.

Pada halnya MPR RI ternyata mempunyai cara tersendiri untuk mensosialisasikannya ke semua kalangan dari mulai pelajar sampai ke masyarakat, adapun upaya yang dilakukan oleh MPR RI ialah :
1. Jika MPR mensosialisakannya ke anak-anak SD, cara mensosialisasikannya   adalah dengan bermain lalu sedikit demi sedikit menyampaikan tentang pentingnya pancasila
2. Jika mensosialisasikan ke siswa SMP berupa pengarahan yang sifatnya santai
3. Jika Mensosialisasikan ke siswa SMA dengan berbagai perlombaan dan pengarahan
4. Jika Mensosialisasikan ke Mahasiswa dengan cara melaksanakan beberapa kegiatan diantaranya seperti debat konstitusi,berkemah, dan festival
5. Mensosialisasikan ke masyarakat dengan menghadirkan ketua atau wakil ketua MPR secara langsung yang ada di kalangan masyarakat baik yang di desa maupun yang ada di kabupaten kota seperti halnya mengajak komunitas yang dominan anak muda sehingga mereka tahu dan paham 4 pilar tersebut dan mampu menyebarluaskan 4 Pilar tersebut.

Terkait juga membahas mengenai Majelis Permusyawarahan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), MPR sebagai lembaga pengawal kedaulatan rakyat Indonesia memiliki wewenang yang luar biasa (extra ordinary). Jadi, wewenang MPR yang luar biasa tersebut termaktub dalam pasal 3 Ayat (1) sampai dengan ayat (3) UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945.
Yang mana pasal tersebut menyatakan bahwa:
1. Majelis Permusyawaratan Rakyat berwenang mengubah dan menetapkan UUD
2. Majelis Permusyawarahan Rakyat melantik Presiden dan/atau Wakil Presiden
3. Majelis Permusyawarahan Rakyat hanya dapat memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menurut UUD.

Jadi, kita sebagai anak muda saat ini haruslah mengetahui dan mengimplementasikan 4 pilar tersebut dan harus bersifat ramah tamah dengan sesama dan mampu menjaga Indonesia untuk saat ini dan masa depan. Semangat anak muda. 

Bersama Blogger Medan




Mau Banget Punya Rumah? Lakukan Ini



Mau Banget Punya Rumah? Bisa!
Lakukan 5 Hal Ini, 2018 Dijamin Anda Punya Rumah


DUKUNGAN dari berbagai pihak untuk terus mengajak masyarakat Indonesia, khususnya generasi Milenial untuk segera memiliki rumah sendiri sepertinya terus bergulir. Bukan hanya pemerintah maupun perbankan, pihak pengembang juga tidak mau absen untuk mendukung gerakan cepat dan mudah punya rumah bagi masyarakat dengan beragam penawaran menarik yang dimiliki.

Kalau sudah begini, bagi Anda kaum Millenial (generasi yang lahir mulai tahun 1985 sampai 1995), ini berarti tinggal bagaimana Anda bisa mengatur pemasukan serta mengelola keuangan agar bisa segera memiliki hunian yang sudah diidam-idamkan. Soal takut tidak bisa bayar cicilan rumah per bulan, coba segera kalkulasi dulu KPR yang ditawarkan dan pilah-pilih mana yang sesuai dengan kemampuan Anda.

Melihat dukungan dari berbagai pihak yang terus bergulir, jangan sampai Anda mau ketinggalan bukan. Bagaimana, mau banget ‘kan punya rumah? Jika ya, artinya punya rumah jangan lagi hanya sekadar wacana maupun rencana. Tahun 2018 ini cobalah untuk mewujudkannya. Nah, supaya tidak (lagi-lagi) hanya menjadi wacana, matangkan rencana Anda dengan detil serta praktekkan hal-hal berikut, dijamin Anda segera punya rumah! 

    1.      Kendalikan segala bentuk cicilan utang

Jika ditanya perbedaan antara kebutuhan dan keinginan, semua orang pasti tau menjelaskannya. Namun ketika dipraktikkan, maka kebanyakan yang tau pun sering gagal. Penyebabnya adalah karena kebanyakan orang memakai hampir 90% dari penghasilan per bulannya sebagai kebutuhan belanja rumah tangga. Tak ketinggalan cicilan mobil plus kartu kredit juga sudah melebihi 30% dari penghasilan per bulan.

Ubah kebiasaan ini. Usahakan agar tagihan cicilan Anda per bulan tidak melewati garis 30%. Jangan lapar mata. Hindari terus-terusan membeli barang yang nilainya cenderung menurun seperti alat elektronik, tas, bahkan pakaian. Pastikan juga Anda tidak punya tunggakan kartu kredit maupun cicilan kendaraan. Kebiasaan ini selanjutnya Anda sertakan dengan membuat anggaran tabungan untuk DP rumah.

Vanda- Living Room resize di Wiraland


      2.      Tabungan bulanan minimal harus 40%

Setiap orang punya cara masing-masing untuk menabung. Anda juga bisa memulainya dengan mengabaikan beberapa hal berikut seperti: ngopi cantik, promo diskon belanja online, gadget terbaru, promo diskon makan, dlsb yang membuat list pengeluaran Anda bertambah. Sebaliknya, tidak ada salahnya untuk membawa bekal atau mengurangi hang-out. Seminimalnya tabungan Anda harus 40% dari pemasukan bulanan agar saat BI-checking lebih memudahkan Anda untuk proses KPR.

        3.      Lakukan survei ke lokasi rumah incaran

Saat melakukan survei, jangan hanya percaya dengan melihat brosur. Lakukan peninjauan. Satu hal yang membedakan Wiraland dengan developer lain adalah adanya Rumah Contoh. RUMAH CONTOH ini akan menjadi tolak ukur bagi masyarakat Medan untuk menilai langsung hunian yang hendak diambil (tidak hanya lihat di brosur saja). Bahkan Wiraland juga menyediakan fasilitas teknolgi virtual yang meudahkan calon pembeli yang berada di luar Medan untuk bisa merasakan sensasi melihat Rumah Contoh dari Smartphone.     

        4.     Pilih developer terpercaya

Wiraland Property Group merupakan developer ternama di Kota Medan yang telah banyak menjadikan impian masyarakat Medan untuk punya hunian. Nama dan kiprahnya sendiri sudah tidak perlu diragukan. Tak heran nilai investasinya selalu meningkat. Wiraland sendiri juga memiliki beragam produk investasi properti mulai dari rumah, ruko, gudang sampai kavling ekonomis yang siap bangun, sehingga konsumen mudah memilih jenis properti mana yang mau diambil.

Tak ketinggalan, Wiraland juga selalu memberikan penawaran kemudahan cara bayar. Salah satu cara bayar yang cukup digemari masyarakat Kota Medan adalah cicil 60x tanpa bunga. Proses ini membuat masyarakat yang tidak mau ribet dengan KPR lebih dimudahkan. Selain itu setiap penawaran dari pengembang ini juga senantiasa menjadi pionir di Kota Medan.

Saat ini, tak heran penawaran spektakuler Gratis Biaya KPR & Pajak yang diberlakukan bagi seluruh perumahannya menjadi primadona masyarakat Medan saat ini sehingga penawaran yang tadinya hanya sampai bulan April lalu, kini diperpanjang lagi sampai akhir Mei 2018 ini.

Soal perumahan, Anda tak perlu ragu, karena seluruh perumahan Wiraland memiliki akses strategis terhadap Jalan Tol, mall, pusat kuliner, sekolah, tempat ibadah, bahkan LRT. Sistem Penghijauan masing-masing perumahan juga sangat maksimal sehingga investasinya terus mengalami kenaikan. Istilahnya adalah Environtmental Reserve. Wiraland selalu lebih dulu membangun infrastruktur & penghijauan pada setiap proyeknya, sehingga saat rumah sudah selesai untuk serah terima, penghuni akan semakin nyaman untuk tinggal dan investasi pun menjadi lebih cepat naik.

Bicara soal fasilitas, tidak usah ragu karena fasilitas berkelas seperti Spot Selfie, Row Jalan yang lebar, kualitas bangunan prima, kolam renang, serta double gate system 24 jam, dll ada di hampir seluruh proyek Wiraland.

Cattelya- Living Room resize di Wiraland


      5.      Kalkulasikan budget dan pilih penawaran KPR terbaik

Dengan adanya program bebas biaya KPR dan Pajak plus cicil sesuai kemampuan persembahan Wiraland, maka Anda sebagai calon pembeli tentu akan menang banyak alias hemat sangat banyak. Developer lain mungkin member penawaran bebas biaya KPR, tapi tidak pajak. Sebenarnya biaya yang besar adalah pajak, karena nilainya 5-10% dari harga rumah. Jadi jika harga rumah Anda 600an Juta Rupiah, maka Anda bisa kalkulasikan sendiri berapa biaya yang akan Anda hemat jika mengambil perumahan Wiraland dengan pembebasan biaya pajak tersebut.

Segera ambil tindakan, wujudkan harapan Anda untuk segera punya rumah tahun 2018 ini hanya bersama Wiraland! Info lebih lanjut : www.wiraland.com (061 80025888)

Rumah impian di Wiraland