Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini


Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini , sumber foto: Internet

Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini sangat penting diperhatikan oleh orang tua karena perkembangan bahasa merupakan cara anak kita sudah dapat berkomunikasi dengan baik pada usianya. Apalagi dalam kehidupan sehari-hari, komunikasi menjadi sangat penting karena dengan saling berkomunikasi dapat terjalin hubungan antar individu satu dengan yang lain menjadi baik dan juga akan membuat semakin akrab.

Karena pada Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini menjadi salah satu aspek dari tahapan perkembangan anak yang dapat diekspresikan melalui pemikiran anak dengan menggunakan kata-kata yang menandai meningkatnya kemampuan dan kreativitas anak sesuai dengan tahap perkembangan pada usianya. Yang mana kita ketahui bahwa, bahasa merupakan alat kita untuk berkomunikasi satu dengan yang lainnya, baik digunakan untuk mengekspresikan perasaan, berpikir, serta dengan bahasa juga dapat menerima pikiran dan perasaan orang lain.

Saat perkembangan bahasa pada anak semakin meningkat maka orang tuanya sangat bahagia dan senang melihat kemajuan perkembangan bahasa anaknya. Meskipun anak mampu mengucapkan sepatah dua patah kata, seperti: “Ma.. Mau Maam..” Walaupun dalam melafalkan setiap kalimat anak masih belum terlalu jelas namun, bagi orang tua terutama bunda sangat senang melihat dan mendengarkan anaknya sudah mampu mengucapkan kata dan itu sudah terlihat bahwa perkembangan bahasa anak sudah tampak, jadi apabila perkembangan bahasa dilakukan bersama bunda maka akan semakin meningkatkan perkembangan bahasa untuk lebih baik lagi.

Adapun tujuan perkembangan bahasa bagi Anak Usia Dini agar anak mampu berkomunikasi secara lisan dengan lingkungannya. Yang mana lingkungan pada anak usia dini adalah lingkungan yang berada di sekitar anak antara lain teman sebaya, teman bermain, orang dewasa, baik yang ada di sekolah, di rumah, maupun dengan tetangga di sekitar tempat tinggalnya. So, Perkembangan bahasa pada anak usia dini sangat penting diperhatikan oleh para bunda serta orang tua. Karena anak mengenal bahasa itu dari orang terdekatnya, seperti bunda, ayah, nenek, kakek, kakak dan sebagainya.

Kemampuan bahasa Anak Usia Dini diperoleh dan dipelajari anak secara alami untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya sehingga anak akan ammpu bersosialisasi, berinteraksi dan merespon orang lain. dan yang meliputi pengembangan bahasa ialah: mendengarkan , berbicara, membaca, dan menulis dini. Dalam mengembangkan kemampuan bahasa pada anak, bunda dapat memilih strategi yang anak sukai dan perkembangan bahasanya pun akan semakin meningkat.

Pada aspek perkembangan bahasa pada anak dapat dinilai ketika anak berada pada usia 4 tahun keatas. Jadi, pada usia ini anak berada pada fase ekspresif dan perkembangan bahasa sudah baik. Anak sudah dapat mengungkapkan keinginannya, penolakan, pendapat, dengan kata- kata secara langsung.

Perkembangan bahasa juga diperoleh dengan cara interaksi dengan lingkungan sekitar anak dan melalui stimulus stimulus yang diberikan oleh orang sekitar dengan berbagai metode pembelajaran bahasa yang secara alamiah dilakukan dalam suatu keluarga atau masyarakat. Salah satunya adalah mengajak anak untuk berinteraksi sejak dini, adalah metode pembelajaran bahasa yang dilakukan oleh semua orang tua. Penggunaan bahasa yang tepat juga melalui beberapa tahapan perkembangan dengan respon bervariasi. Karena sejatinya, cepat lambatnnya perkembangan bahasa ditentukan oleh banyak faktor.

Nah, bunda dapat melakukan tips berikut ini untuk bisa menstimulasikan dengan benar.
Pertama, Bunda dapat memberikan dongeng kepada anak atau bunda dapat membacakan sebuah buku. Karena itu merupakan salah satu meningkatkan perkembangan bahasa pada anak. Apalagi jika bunda mengajarkan anak untuk mengucapkan sesuatu. Setiap kalimat/kata yang keluar dari mulut anak maka perkembangan bahasanya akan meningkat. Jangan lupa bunda juga harus memberikan anak kosakata agar anak terbiasa mendengar kosakata tersebut.

Kedua, Bunda bisa memakai alat sebagai bantu bunda, seperti bunda dapat menggunakan boneka saat bunda bercerita atau mendongeng. Karena saat bunda bercerita anak akan mulai belajar berimajinasi.

Ketiga, Bunda dapat melibatkan setiap apa yang sedang bunda lakukan. Maksudnya, bunda dapat mengajak anak untuk berbicara dengan cara, melatih anak untuk membuka mulut dan mengucapkan sepatah dua patah kata.

Keempat, Bunda dapat melakukan sesuatu dengan syair lagu. Seperti menyanyikan lagu hitungan, satu ditambah satu. Maka anak akan merespon. Sehingga perkembangan bahasa anak akan semakin maju dan lebih baik.

Nah, Bunda sekian dulu ya pembahasan saya mengenai perkembangan bahasa anak usia dini. Semoga para ibunda dan ayahanda dapat memberikan dukungan yang baik untuk perkembangan bahasa pada anak. Semoga anak-anak kita semua menjadi cerdas, pintar dan berbakti pada orang tua dan bangsa. 


1 komentar:

  1. Aku belum menikah sih Bun. Tapi melihat kakakku yang bingung karena merasa anaknya telat ngomong, ikutan bingung juga. Untungnya sekarang udah ngomong sih hehe.. tp emang gak bisa dibanding2kan dengan anak lain ya. Karna tiap anak punya timingnya sendiri2

    ReplyDelete